Saturday, February 6, 2016

7 Pesawat Tempur Tercepat Didunia

Berikut ini adalah daftar 7 pesawat tempur tercepat di dunia versi  serba7-dunia.blogspot.com

1.Mig-29


MiG-29 memiliki dua mesin turbofanKlimov RD-33 yang di antara keduanya memiliki spasi kosong yang cukup luas, memiliki daya dorong kering 50.0 KN (11,249 lb) dan afterburner 81.3 kN (18,277 lb). Mesin-mesin pesawat ini diberi angin melalui intake bersudut yang dipasang dibawah leading-edge extension (LERX), yang memiliki lerengan yang bisa bergerak untuk memungkinkan
pencapaian Mach yang tinggi. Untuk beradaptasi dengan medan operasi yang kasar, corong pemasukan udara yang utama bisa ditutup seutuhnya dan menggunakan corong udara di atas fuselage untuk melakukan take off, pendaratan dan penerbangan ketinggian rendah, mencegah masuknya serpihan asing (FOD). Maka dari itu, mesin-mesin pesawat ini mendapatkan akan mendapatkan asupan udara dari corong LERX yang akan membuka secara otomatis begitu corong utama ditutup. Tetapi, varian terbaru dari keluarga pesawat ini, MiG-35, menghapus corong atas ini, dan mengadopsi layar penyaring di corong utama, seperti yang dipakai oleh Su-27.Pesawat ini mampu terbang dengan kecepatan 2,25 Mach (2.756 km/jam)
Spesifikasi :
·         Tingkat kecepatan maksimal:
at altitude: 1,520 mph (2,445 km/h) at 36,090 ft (11,000 m), Mach 2.3
at sea level: 805 mph (1,200 km/h), Mach 1.06
Initial Climb Rate : 65,000 ft (19,800 m) / min
Service Ceiling : 60,700 ft (18,500 m)
Range typical (jarak tempuh) : 810 nm (1,500 km) 340 nm (630 km) with max payload ferry: 1,570 nm (2,900 km)
g-Limits : -
·         Persenjataan:
Gun (Senapan mesin) : satu unit 30-mm GSh-301 cannon (150 rounds)
Stations (Cantelan senjata /pod) :6 atau 7 hardpoints, pada MiG29K 9 external hardpoints, pada MiG-29M 8 external hardpoints
Air-to-Air Missile (rudal udara ke udara) : R-60/AA-8 Aphid, R-27/AA- 10 Alamo, R-73/AA-11 Archer, AA-12.
Air-to-Surface Missile (rudal udara ke darat) : AS-12, AS-14, AS-17
Bom : free-fall, berpenuntun (guided bombs), cluster bombs (bom tebar)
Lainnya : rocket pods (peluncur roket), ECM, munitions dispensers.

2.Mig-35

Mikoyan Mig-35 (bahasa Rusia: Микоян МиГ-35, nama panggilan NATO: Fulcrum-F) adalah pengembangan lanjutan dari teknologi MiG-29M/M2 dan MiG-29K/KUB. Pesawat ini diklasifikasikan sebagai penemur generasi 4++ oleh Mikoyan. purwarupa pertama pesawat ini merupakan modifikasi dari pesawat yang tadinya berfungsi sebagai demonstrator untuk MiG-29M2. 10 purwarupa telah dibangun dan sedang dalam tahap pengujian lapangan yang ekstensif.  MiG-35 sekarang diklasifikasikan sebagai pesawat tempur kelas menengah karena berat take-off nya yang naik hingga 30 persen dari purwarupa sebelumnya yang melebihi kriteria klasifikasi pesawat kelas ringan. Pesawat ini mampu terbang dengan kecepatan 2,25 Mach (2.756 km/jam)

Perusahaan MiG secara resmi menyajikan pesawat ini dalam acara international pada airshow Aero India tahun 2007. MiG-35 pertama kali dipublikasikan ketika Mentri Pertahanan Rusia, Sergey Ivanov, mengunjungi pabrik pembuatan mesin "MAPO-MIG". Versi berkursi satu dinamai MiG-35 dan berkusi dua dinamai MiG-35D. Penempur ini mendapatkan peningkatan avionik dan sistem persenjataan yang cukup besar, terutama sistem radar AESA (GCI) dan memungkinkan pesawat ini untuk menjalani misi multi-peran sendirian.

3. Sukhoi Su-35

Pesawat yang sangat bermanuver ini mampu terbang dengan kecepatan 2,25 Mach (2.756 km/jam) . Sukhoi Su-35 (kode NATO: Flanker-E) adalah pesawat tempur multiperan, kelas berat, berjelajah panjang, dan bertempat duduk tunggal asal Rusia. Pesawat ini dikembangkan dari Su-27, dan awalnya diberi nama Su-27M. Pesawat ini dikembangkan untuk menandingi F-15 Eagle dan F-16 Fighting Falcon. Karena kesamaan fitur dan komponen yang dikandungnya, Su-35 dianggap sebagai sepupu dekat Sukhoi Su-30MKI, sebuah varian Su-30 yang diproduksi untuk India.

Pesawat ini sendiri merupakan seri flanker terakhir dan merupakan pengisi kekosongan generasi antara generasi 4 dan generasi 5, bisa dimasukkan dalam generasi 4++.

Pesawat Su-35 perdana kemudian dikembangkan lagi menjadi Su-35BM, yang memasuki deretan produksi sebagai Su-35S. Angkatan Udara Rusia saat ini mengoperasikan 12 pesawat tempur Su-35 sejak tahun 2008.
Karakteristik umum
·         Kru: 1
·         Panjang: 21,9 m
·         Lebar sayap: 15,3 m
·         Tinggi: 5,90 m
·         Luas sayap: 62,0 m²
·         Berat kosong: 18.400 kg[48]
·         Berat terisi: 25.300 kg
·         Berat maksimum lepas landas: 34.500 kg
·         Mesin: 2× Saturn 117S dengan turbofan TVC
·         Dorongan kering: 8.800 kgf[49] (86,3 kN) masing-masing
·         Dorongan dengan afterburner: 14.500 kgf masing-masing
Kinerja
·         Kecepatan maksimum: Mach 2,25[43] (2.390 km/h) pada ketinggian
·         Jarak jangkau: 3.600 km ; (1.580 km di atas daratan)
·         Jarak jangkau feri: 4.500 km dengan tangki bahan bakar tambahan
·         Batas tertinggi terbang: 18.000 m
·         Laju panjat: >280 m/s
·         Beban sayap: 408 kg/m²
·         Dorongan/berat: 1,1
·          
Persenjataan
·         1 × 30 mm kanon internal Gryazev-Shipunov GSh-30-1 dengan 150 putaran
·         2 × rel ujung sayap untuk peluru kendali udara ke udara R-73 (AA-11 "Archer") atau poda ECM
·         12 × stasiun rangka dan sayap untuk sampai 8.000 kg artileri, termasuk peluru kendali udara ke udara, peluru kendali udara ke darat, roket, dan bom seperti:
·         Vympel R-27: R-27R, R-27ER, R-27T, R-27ET, R-27EP, R-27AE
·         Vympel R-77: R-77, dan R-77M1, R-77T yang diajukan
·         Vympel R-73: R-73E, R-73M, R-74M
·         Kh-31: Kh-31A, Kh-31P (Peluru kendali anti-radiasi)
·         Kh-35: Kh-59
·         Kh-29: Kh-29T, Kh-29L
·         Bom terpandu laser KAB-500
·         Bom terpandu laser KAB-1500
·         Bom terpandu laser LGB-250
·         250 kg bom tak-terpandu FAB-250
·         500 kg bom tak-terpandu FAB-500
·         Roket terpandu laser S-25, roket tak-terpandu S-250
·         Poda roket tak-terpandu S-8
·         Poda roket tak-terpandu S-13

4. Tornado ADV

Tornado Air Defence Variant (ADV) adalah versi pencegat dari pesawat tempur Tornado yang dikembangkan oleh Panavia Aircraft. Tornado ADV mampu terbang dengan kecepatan maksimum 2,27 Mach (2.780 km/jam), sementara Tornado versi Interdictor and Strike/Electronic Combat and Reconnaissance (IDS/ECR) hanya menawarkan kecepatan maksimum 2,2 Mach (2.695 km/jam).
Lebih dari 950 pesawat tempur Tornado telah dikirim ke berbagai angkatan udara di dunia termasuk Jerman, Italia, Inggris dan Arab Saudi. Persenjataan Tornado ADV terdiri dari kanon Mauser BK-27 27mm, rudal udara-ke-udara AIM 7 Skyflash dan AIM-120 AMRAAM atau AIM-132 ASRAAM.

Tornado ADV didukung oleh dua mesin turbofan Turbo-Union RB199 yang masing-masing menghasilkan daya dorong kering 40,5 kN. Setelah afterburning, masing-masing mesin akan menghasilkan daya dorong lebih dari 70 kN. Dengan penerbangan feri, Tornado ADV dapat terbang sejauh 3.890 km.

5. Mig-23 Floger



Kecepatan terbang hingga 2,35 Mach (2.878 km/jam) menjadikan MiG-23 (kode NATO: Flogger) sebagai salah satu pesawat tempur tercepat di dunia. Lebih dari 5.000 pesawat telah dikirimkan ke berbagai negara di seluruh dunia.

MiG-23 turut berperan dalam Perang Iran-Irak, Perang Soviet di Afghanistan dan Perang Teluk. MiG-23 saat ini masih digunakan dalam jumlah terbatas oleh pengguna asing. Persenjataannya terdiri dari kanon GSH-23 belly-mounted, rudal udara-ke-udara Vympel R-23 (AA-7 Apex) dan R-60 (AA-8 Aphid).

MiG-23 didukung oleh dua mesin turbojet Tumansky R-29B yang masing-masing menghasilkan daya dorong 78,4 kN dan dengan afterburner yang bisa mencapai 112,8 kN.

6. F15 Eagle

F-15 Eagle adalah pesawat tempur taktis supersonik segala cuaca yang dirancang untuk menciptakan dan mempertahankan superioritas udara dalam pertarungan di langit. Pesawat ini dikembangkan untuk Angkatan Udara Amerika Serikat, dan pertama kali terbang pada Juli 1972. F-15E Strike Eagle adalah variannya yang merupakan pesawat tempur serang yang mulai dipakai pada tahun 1989. Angkatan Udara Amerika Serikat berencana untuk tetap menggunakan F-15 sampai tahun 2025.

7. Mig-31E


MIG-31E adalah varian ekspor dari pesawat tempur MIG-31 yang diproduksi oleh RAC "MiG". Pesawat ini memiliki kecepatan maksimum 2,83 mach (3.466 km/jam) dan dapat mengintersep dan menghancurkan target di semua ketinggian, baik di siang maupun malam hari.
MIG-31 berada dalam layanan Angkatan Udara Rusia dan Kazakhstan. Ini adalah pesawat seri produksi pertama yang dilengkapi dengan airborne phased array radar. Pesawat ini dipersenjatai dengan kanon GSh-6-23M 30mm, rudal jarak jauh R-33E, rudal jarak menengah R-40TD1 (AA-6 'Acrid') dan rudal jarak pendek R-60MK.


MIG-31E memiliki jangkauan 3.000 km tanpa isi bahan bakar dan 5.400 km dengan satu kali pengisian bahan bakar di udara. Dua mesin D-30F6 yang masing-masing menghasilkan daya dorong 152 kN dengan afterburner, memungkinkannya untuk terbang dengan kecepatan 3.000 km/jam lebih pada ketinggian tinggi. 

No comments:

Post a Comment